20120516

Izinkan Hamba Kembali

by: MH.Ibrahim
الهي لست للفردوس اهلا * ولا اقوى على نار الجحيم
فهب لي توبة واغفر ذنوبي * فإنك غافر الذنب العظيم
ذنوبي مثل اعداد الرمال * فهب لي توبة يا ذا الجلال
وعمري ناقص فى كل يوم * وذنبي زائد كيف احتمالي
الهي عبدك العاصى اتاك * مقرا بالذنوب و قد دعاك
فإن تغفر فأنت لذاك اهل * و ان تطرد فمن يرجو سواك


Tiada sedikitpun kebaikan  atas jalan yang telah hamba lalui. 
Didepanpun terbentang pematang noda yg harus hamba pijak.
Ya Allah...Aku benci langkahku...Sungguh tak layak mendapat ampunanMu..
Hentikan langkah ini Ya Rabb...
Ya Robb...hamba Bertaubat Dan Ampunilah Segala Dosa Hamba Yang Teramat Sangat....Dalam Sisa Usia Yang Semakin Surut, Namun Dosa Tak Kunjung Susut .....Kian Hari Makin Menjadi, Hingga Takkan Dapat Terhitung Lagi. Apalah Daya Hamba...
MenujuMu Sungguh tak semudah yang diucap ataupun Seringan balikan telapak tangan. Penuh aral rintangan....godaan....cobaan...Caci Maki Sumpah Serapah...Namun Semua Itu Hamba Terima Dengan Berlapang Dada....Tiada Guna Hamba Meronta...Tiada Pantas Hamba Bela..Hanya Kan Kian Bertumpuklah Dosa. Apalah Daya Hamba....
Ya Robb...Hamba Hanyalah SampahTak Berguna...Lebih Hina Dari Yang Hina...Hamba Malu MenatapMu... Hamba Malu Tatapkan Bumi Terpijak....Bila Hamba pejamkan Mata....Hambapun Malu Menatap Diri. Sungguh Hina...Lebih Hina Dari Yang Hina. Apalah Daya Hamba....
Ya Robb...Mudahkanlah Jalan Hamba...Selamatkan Dari Godaan...Luluskan Segala Cobaan...Jadikanlah  Cacian..Hinaan Bagai alunan merdu disepanjang jalan menujuMu.
Ya Robb...Hamba Sangat Hina...Dan Sesungguhnya Hanya Engkaulah Yang Maha Mulia..
Sesungguhnya Engkaulah Dzat Pemilik Keagungan lagi Maha Pengampun Dosa.. Hamba Yang Bersimbah Dosa Datang Bersimpuh........, Mengakui Dan Menyesali Atas Segala Dosa Yang Telah Hamba Perbuat...
Ya Robb...Engkaulah Pemilik Segala Ampunan..... Namun Jika Engkau Menolaknya, Kepada Siapa lagi Hamba Kan Berharap Selain DariMu? Pada Siapa Lagi Hamba Harus Memohon Ampunan Jika Bukan KepadaMu..?

Kata Pengantar Pendahuluan 1: Perbuatan zahir dan suasana hati 2: Ahli asbab dan ahli tajrid 3: Benteng takdir 4: Allah swt mengatur segala urusan 5: Matahati yang buta 6: Pengertian doa 7: Pengertian janji Allah swt 8: Jalan memperoleh makrifat 9: Ihwal menentukan amal 10: Ikhlas ruh ibadat 11: Tiada kesempurnaan tanpa ikhlas 12: Uzlah pintu tafakur 13: Hijab yang menghalangi perjalanan 14: Allah yang menzahirkan alam 15-24: Allah dan makhluk 25: Sikap orang bodoh 26: Menunda amal tanda kebodohan 27: Berpegang kepada makom 28: Pembimbing Jalan Hakiki 29: Permintaan dan kedudukan 30: Qadar yang lebih halus 31:  Peluang mendekati  Allah s.w.t 32: Sifat kehidupan duniawi 33: Sandarkan niat kepada Allah s.w.t 34 & 35: Permulaan dan kesudahan 36: Batiniah mempengaruhi lahiriah 37: Pandangan hati dan akal 38: Sebarkan kebaikan mengikut kemampuan 39: Nur-nur karunia Allah s.w.t 40: Hijab menutupi diri dan alam ghaib 41: Diri yang terhijab, Allah s.w.t tidak 42: Sifat yang menyalahi ubudiyah 43 & 44: Ridha atau tiada nafsu puncak maksiat atau taat 45: Makrifat hati terhadap Allah s.w.t 46: Allah maha esa, ada dan kekal 47: Al-Karim, tumpuan segala hajat dan harapan 48:  Hajat dari Allah, hanya Dia yang dapatmelaksanakannya  49: Baik sangka terhadap Allah s.w.t  50: Kesan dari buta mata hati  51: Keluar dari alam menuju Pencipta alam 52: Sucikan maksud dan tujuan  53 & 54:  Waspada memilih sahabat  55: Zahid dan raghib  56: Amal, ahwal dan makom  57: Peranan zikir  58: Tanda matinya hati  59 & 60: Dosa dan baik sangka  61: Amal yang bernilai disisi Allah s.w.t 62 - 64: Wirid dan warid  65 – 67: Nur, mata hati dan hati 68 & 69: Ketaatan adalah karunia Allahs.w.t  70 - 72: Tamak melahirkan kehinaan  73:  Nikmat dan bala adalah jalan mendekatiAllah s.w.t  74: Syukur mengikat nikmat  75: Karunia yang menjadi istidraj 76: Murid yang terpedaya 77: Jangan meremehkan wirid yang lambat mendatangkan warid  78: Karunia Allah s.w.t yang menetap pada hamba-Nya  79: Warid terjadi secara tiba-tiba  80: Tanda kejahilan ahli hakikat  81: Akhirat tempat pembalasan bagi hamba-hambayang mukmin  82: Tanda diterima amal  83: Kedudukan hamba disisi Allah s.w.t  84: Nikmat lahir dan batin  85: Sebaik-baik permintaan  86: Tipu daya terhadap orang yang tidak taat 87: Orang Yang Mengenal Allah s.w.t  88: Harapan Dan Angan-angan  89: Tujuan Orang Arifbillah  90-92: Qabadh Dan Basath 93 & 94: Hikmat Pada Pemberian Dan Penolakan 95: Alam Pada Zahirnya Dan Batinnya 96: Kemuliaan Yang kekal Abadi 97: Perjalanan Yang Hakiki  98: Penolakan Allah s.w.t Lebih Baik Daripada Pemberian Makhluk 99-101: Amal, Taat Dan Balasan Allah s.w.t 102: Allah s.w.t Ditaati Karena Sifat-sifat Ketuhanan-Nya103 & 104: Pemberian danPenolakan memperkenalkan Allah s.w.t 105 & 106: Jalan KepadaAllah s.w.t 107 & 108: Nikmat Penciptaan Dan NikmatSusulan 109 & 110: Hamba Berhajat Kepada Tuhan 111: Uns (Jinak Hati Dengan Allah s.w.t) 112: Keizinan Meminta TandaAkan Mendapat Karunia 113: Orang Arif Berhajat Kepada Allahs.w.t 114: Nur Sifat Allah s.w.t Menerangi Rahasia hati 115 & 116: Takdir Adalah Ujian Allah s.w.t 117: Hawa Nafsu Dan Kesamaran jalan 118: Sifat Kewalian Ditutup Daripada Pandangan Umum 119: Perhatikan Kewajiban Bukan Permintaan 120: Zahir Bersyariat Dan Batin Beriman 121: Kekeramatan Bukan Jaminan Kesempurnaan 122: Pelihara Wirid Selama Ada hayat 123: Warid Dan Nur Ilahi 124: Sikap Orang Lalai Dan Orang Berakal 125: Abid Dan Zahid Yang Belum Mencapai Keteguhan Hati 126 & 127: Kerinduan Untuk Melihat Allah s.w.t

  1. PENGENALAN
  2. PERMULAAN PENCIPTAAN
  3. MANUSIA KEMBALI KE KAMPUNG HALAMAN, KEPADA ASAL USUL / PERMULAAN MEREKA
  4. PENURUNAN MANUSIA KEPERINGKAT RENDAH YANG PALING BAWAH
  5. TEMPAT ROH-ROH DIDALAM BADAN
  6. ILMU PENGETAHUAN DAN PERKEMBANGAN KEROHANIAN
  7. TAUBAT DAN PENGAJARAN MELALUI PERKATAAN
  8. KEROHANIAN ISLAM DAN AHLI SUFI
  9. DZIKIR
  10. SYARAT YANG PERLU UNTUK MELAKUKAN ZIKIR
  11. MENYAKSIKAN ALLAH: SAMPAI KEPADA MAKOM MELIHAT KENYATAAN ZAT YANG MAHA SUCI
  12. TABIR CAHAYA DAN KEGELAPAN
  13. KEBAHAGIAAN KARENA BERAMAL SALIH DAN KESENGSARAAN KERANA INGKAR 
  14. DARWIS (SUFI)
  15. PENYUCIAN DIRI
  16. MAKSUD IBADAH SECARA AMALAN ZAHIR DAN IBADAH BATIN
  17. PENYUCIAN INSAN SEMPURNA, YANG TELAH MENGASINGKAN DIRINYA DAN MEMBEBASKAN DIRINYA DARI SEGALA URUSAN DUNIA   
  18. ZAKAT
  19. PUASA SYARIAT DAN PUASA KEROHANIA
  20. HAJJI KE MEKAH DAN HAJJI ROHANI KE HAKIKAT HATI  
  21. MENYAKSIKAN YANG HAK MELALUI SUASANA KEDAMAIAN YANG DATANG DARI KEGIGIHANNYA DALAM MELEPASKAN SEGALA KEDUNIAAN
  22. PENGASINGAN DIRI DARI DUNIA DENGAN MEMASUKI KHALWAT DAN SULUK
  23. DOA DAN DZIKIR YANG BERHUBUNGAN DENGAN JALAN SULUK
  24. MIMPI-MIMPI
  25. PENGIKUT-PENGIKUT JALAN KEROHANIAN





0 comments: