20120527

Hernia Merenggut Istri Dan Seluruh Hidupnya

Terimaksih dr.Deny Terimakasih RSP.dr.M.Goenawan Partowidigdo Cisaru Bogor.
by: MH Ibrahim

     "Tolonglah saya dokter...10 tahun saya menderita . Betapa berat cobaan yang menimpa saya dan Betapa berat beban yang harus saya bawa". Ucap laki laki paruh baya dengan suara yang sangat memelas.
     Ia hanyalah seorang pedagang gorengan yang hidupnya serba pas pasan bahkan kekurangan. Penyakitnya benar benar telah menghancurkan kehidupnya dan yang benar benar menyakitkan...ia harus rela melepas kepergian istri yang sangat dikasihinya.
    "Kenapa harus menunggu selama itu dengan penyakit seperti ini pak? Bukankah dari dulu Pemerintah sudah menjamin biaya Kesehatan untuk orang yang benar benar tidak mampu seperti bapak ? Seandainya sejak awal segera dioperasi ...tentu bapak tidak sampai harus kehilangan istri segala...." Ucap dokter sambil berkelekar.
     Lelaki paruh baya itupun tersenyum getir dan tampak berjuang menahan runtuhnya bendungan air mata yang bergelora tercurah mengalir dari relung hatinya. "Maklumlah pak dokter,saya termasuk orang susah dan untuk apapun rasanya sangat susah,segalanya harus pake uang dan uang.Selain itu saya juga termasuk orang yang sangat takut bila mendengar kata oprasi".begitulah sepenggal cerita antara pasien dan Dr Bedah RS.Dr.Goenawan Partowidigdo Cisarua Bogor.

Sungguh Ironis sekali ketika orang_orang kaya dengan sangat mudah mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah sedangkan orang yang benar_benar membutuhkan sangatlah sulit untuk mendapatkan jaminan itu...melihat peristiwa seperti ini apakah hati nurani aparat pemerintah setempat terbuka hanya untuk kalangan yang nota bene masih mampu untuk membiayai pengobatanny sendiri? Pada Realitanya orang_orang yang tidak mampu sangatlah sulit ketika memohon mengemis dan meminta jaminan yang disediakan pemerintah ini.
Tak ayal lagi derita sakitpun sering mereka tahan untuk tidak mengeluh padahal rasa sakit itu acap membuat mereka putus asa. Bertahun_tahun rasa sakit mereka tanggung karena bagi mereka untuk biaya hidup saja mereka sangatlah sulit apalagi untuk biaya berobat ke Rs,karena bagi mereka masih bisa makan saja sudah sangatlah beruntung.
Hai kalian yang duduk dengan bertopang kaki
Kami tidak merenggut Harta kalian
Kami Tidak iri dengan Harta kalian
Kami tidak ingin mengusik tidur lelap kalian,
Yang hangat dengan selimut_selimut tebal kalian
Tapi kami mohon janganlah kalian renggut yang menjadi hak kami.

Harta kalian adalah amanah yang harus kalian sedekahkan dari sebagain harta kalian
kepada kaum kami yang fakir..?
Tapi mengapa kami kaum fakir yang harus bersedekah kepada kalian..?
Dengan Memberikan jatah kami dari infak dan sodakoh para dermawan.
untuk bisa mendapatkan jaminan yang serba gratis.
Ketahuilah, seseorang yang memakan harta haram, hidupnya tidak akan tenang dan bahagia. Doa yang dia panjatkan akan tertolak. Rasulullah telah menyebutkan sebuah kisah. Yaitu  
seorang laki-laki yang telah menempuh perjalanan jauh, sampai keadaannya menjadi kusut dan berdebu, kemudian dia menengadahkan tangannya ke langit seraya berdoa “ya Rabbi, ya Rabbi,” akan tetapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dikenyangkan dari yang haram. Lantas, bagaimana mungkin doanya bisa dikabulkan?! [HR Muslim].

Sahabatku yang membaca artikel kisah nyata ini..Lihatlah kenyataan ini dengan hati dan mata terbuka.
Masihkah kita akan mengeluh dengan keadaan kita yng merasa sangat banyak kekurangan..?
Tidak sedikit manusia berlomba mendapatkan harta dengan jalan yang tidak Allah ridhai,dengan segala cara mereka lakukan hanya demi memenuhi kepuasan nafsu duniawi yang sifatnya sementara dan akan dipertnggungjwabkan kelak ketika malaikat Izroil menjemput.

“Barangsiapa merampas hak seorang muslim dengan sumpahnya, maka Allah mewajibkan dia masuk neraka dan mengharamkan baginya surga,” maka salah seorang bertanya,”Meskipun sedikit, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab,”Ya, meskipun hanya setangkai kayu sugi (siwak).”[HR Muslim]

Jika kita renungkan dan tafakuri  harta yang kita dapatkan itu ada sebagian  dari harta kaum fakir miskin dan duafa.Masih kurangkah akan semua nikmat  yang telah  Allah berikan kepada kita dengan semua anugerah yang masih kita nikmati..? harta melimpah,badan sehat,istri/suami  cantik/tampan dan anak_anak yang lucu..?

“Sungguh akan datang kepada manusia suatu masa, yaitu seseorang tidak lagi peduli dari mana dia mendapatkan harta, dari jalan halal ataukah (yang) haram”. [HR Bukhari]

Sahabatku....kisah nyata  diatas semoga akan menjadikan kita manusia yang bermuhasabah yang selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki tanpa merampas hak yang seharusnya menjadi milik fakir miskin dan duafa. Semua yang kita miliki adalah titipan termasuk nyawa..karena segala sesuatunya akan kembali bermuara kepada Illahi Robbi. 
Berikanlah hak_hak yang menjadi hak fakir miskin..!!!!!!!
Permudahlah urusnnya...!!!!!!!

0 comments: