20120427

Ovulasi (Ovulation)

Photo: "Scanning electron micrograph of the ovulation". Courtesy by www.sciencephoto.com
Magnification: x177 at 6x7cm size. Magnification: x255 at 4x5 inch size. 
Ovarium (Ovary) di dalam sistem reproduksi wanita, bisa disebut sebagai "pabriknya" sel telur. Di dalamnya terdapat kantung Follicle yang darinya sel telur akan ditelurkan. Kantung follicle mengandung satu sel telur saja. Saat sel telur sudah mencapai kematangan, kantung follicle tersebut kemudian pecah dan mengeluarkan sel telur yang matang tersebut, inilah yang dimaksud dengan proses Ovulasi.


Momen ovulasi dapat dikatakan sebagai masa kesuburan untuk mendapatkan kehamilan, karena di masa ovulasi ini akan kita dapati sel telur matang yang siap dibuahi oleh sperma.


Menurut Dr. R. T. Geirsson dalam artikelnya, "Ultrasound instead of last menstrual period as the basis of gestational age assignment", menyebutkan bahwa secara normalnya, jarak antara hari terakhir menstruasi dengan hari ovulasi rata-rata 14,6 hari. Namun bila dikaitkan dengan kemungkinan adanya menstruasi yang tidak teratur atau lebih dini, maka diprediksi jarak hari terakhir menstruasi dengan hari ovulasi berada pada rentang 8,2 - 20,5 hari.


Mungkin anda bisa mencoba Kalkulator Hari Subur untuk mengukur kapan hari ovulasi anda terhitung sejak hari terakhir menstruasi anda, silahkan [klik di sini].


Photo courtesy by A.D.A.M. Inc.
Seorang dokter di Brussel, Belgia, sempat memfoto proses pelepasan sel telur matang (ovulasi) di saat ia sedang melakukan operasi Hysterectomy pada seorang wanita berusia 45 tahun. Untuk pertama kalinya proses ovulasi dapat secara jelas terlihat dalam foto ini, dan tak hanya itu saja, proses ovulasi ini ternyata memakan waktu sekitar 15 menit. Berikut foto-foto yang memperlihatkan dengan jelas proses ovulasi tersebut:



Sel telur matang (disebut juga ovum, oocyte, atau female gamete) yang sudah dirilis oleh kantung follicle, kemudian akan bergerak menuju Tuba Falopi, tempat di mana sel telur tersebut akan dibuahi oleh Sperma. Sel telur matang tersebut hanya bisa bertahan hidup 1-2 hari (atau 12-48 jam), bila tidak dibuahi oleh sperma maka ia akan ikut melebur dalam keluarnya menstruasi. Tetapi bila ia dibuahi oleh sperma, maka ia akan berjalan menuju rahim (uterus) untuk ditanam (implantation) pada lapisan rahim, implantasi ini biasanya terjadi antara 6-12 hari setelah ovulasi.

Bukankah ovarium itu ada dua di sisi kanan dan kiri, lalu yang mana yang biasanya terjadi ovulasi? Biasanya terjadi secara acak (random), terkadang bergantian, normalnya tidak dua-duanya saling ovulasi secara bersamaan. Hingga kini masih belum diketahui secara pasti bagaimana kedua ovarium tersebut saling berkoordinasi untuk tidak berovulasi secara bersamaan.

Namun pada kasus tertentu, kedua ovarium di kanan dan kiri sama-sama berovulasi, bila hal ini terjadi maka kemungkinannya akan menghasilkan dua sel telur matang yang dibuahi oleh sperma yang berbeda di masing-masing tuba falopi kanan dan kiri, yang kemudian kedua sel telur tersebut akan ditanam pada rahim secara bersamaan. Inilah yang kemudian dikenal sebagai janin saudara kembar yang tidak identik atau Fraternal Twins.

Apa yang dimaksud dengan "Kembar Identik" (Identical Twins)? Berbeda dengan kasus "saudara kembar", kasus kembar identik bersumber pada satu sel telur yang telah dibuahi sperma yang sama, setelah terbentuk zygote, ia kemudian membelah diri menjadi dua atau lebih embrio.

Konsultasi Langsung : dr Iskandar Sp.OG 0818723845 ( Jabotabek) 
Rahasia Dijamin

0 comments: