20120427

Melacak Ovulasi Dengan Observasi Lendir


Cervical Mucus serupa dengan cairan yang dihasilkan oleh leher rahim (cervix) sebagai respon dari perubahan hormonal selama siklus menstruasi. Cervical mucus muncul dalam dua bentuk, Mesh Mucus (lendir jaring) dan Motorway Mucus (lendir jalan tol). Istilah keduanya dikaitkan dengan fungsinya yang fleksibel, yaitu dalam waktu tertentu ia bisa mencegah masuknya sperma dan di waktu yang lain ia justru mempermudah sperma untuk bergerak masuk menuju tuba falopi.

Oleh karena pola perubahan karakter tergantung dari terjadinya ovulasi, maka anda dapat melacak masa ovulasi dengan mendeteksi keberadaan Cervical Mucus pada leher rahim dan vagina anda.



KONDISI MESH MUCUS

Setelah darah menstruasi benar-benar berakhir (awal baru siklus menstruasi), vagina atau di area leher rahim khususnya pada pintu masuk rahim (os) akan terasa dalam kondisi kering (Dry Days). Pada saat ini rahim belum menghasilkan (sekresi) cervical mucus.

Di saat ovarium mulai memproduksi sel telur di masa fase Follicular (sebelum ovulasi), leher rahim mulai memproduksi cervical mucus. Pada awalnya cervical mucus ini cenderung lebih tebal, padat, lengket, dan berwarna putih tua atau kuning tua, kondisi ini disebut dengan Mesh Mucus


Mesh Mucus yang padat merekat dapat menyebabkan sperma sulit untuk menembusnya, oleh karena itulah ia seringkali disebut sebagai "Pagar Rahim" karena fungsinya sebagai "Lendir Penjaring" yaitu pada saat ini banyak sperma yang terjaring karena tidak bisa melanjutkan perjalanannya menuju tuba falopi untuk menemui sel telur matang. Sperma-sperma yang terjaring kemudian akan mati oleh karena saat itu Mesh Mucus dalam kondisi kadar asam yang tinggi.  
Kapan Mesh Mucus ini akan muncul? di antaranya saat memasuki awal siklus menstruasi atau saat terjadi kehamilan akibat sel telur sudah dibuahi oleh sperma. 







KONDISI MOTORWAY MUCUS


Ketika akan memasuki hari ovulasi, cervical mucus mulai berubah bentuk dari sebelumnya. Lakukan observasi pada vagina anda sebelum kencing. Caranya, gunakan tisu steril lalu usapkan pada vagina, kemudian perhatikan warna dan teksturnya. Bila lendir tersebut cenderung berwarna bening seperti cairan bening telur (Raw Egg White), licin (Slippery), dan bila diregangkan di antara dua jari ia ikut meregang (Stretchable), maka kemungkinan besar anda sudah memasuki masa ovulasi yang paling baik untuk mendapatkan kehamilan.


Keadaan ini membuat sperma-sperma dapat dengan mudah masuk untuk bergerak menuju tuba falopi. Hal ini karena tekstur cervical mucus yang tipis, licin, dan berkadar basa (rendah asam), yang mempermudah gerak laju sperma.

Mungkin teknik observasi pada cervical mucus ini adalah teknik yang paling murah dan mudah untuk dilakukan dalam melacak waktu ovulasi anda. Dengan mengetahui karakteristik anatomi lendir, kemudian mencatat observasi anda, maka anda akan mengetahui kapan hari tersubur untuk mendapatkan kehamilan yaitu dengan melihat lendir di vagina anda.


Konsultasi Langsung : dr Iskandar Sp.OG 0818723845 ( Jabotabek)
Rahasia Dijamin

0 comments: